www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

BNP2TKI Lepas 715 Pekeria Migran Indonesia Hasil Upskilling

Posted by On 06.02

BNP2TKI Lepas 715 Pekeria Migran Indonesia Hasil Upskilling

www.metaonline.id Connect with us

Kepala BNP2TKI Nusron Wahid Kepala BNP2TKI Nusron Wahid dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy

Banten Tuan Rumah Silaturahmi Pekerja Imigran Indonesia

SERANG,MO-Provinsi Banten dijadikan tempat silaturahmi pekerja Migran Indonesia tahun 2017. Acara ini dihadiri Ketua Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nurson Wahid dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Kamis (14/12/2017). Acara ini merupakan rangkaian peringatan Hari Buruh Migran Internasional yang jatuh pada 18 Desember 2017.Dengan mengambil tema “Pekerja Migran Indonesia Terampil dan Bermartabat’.

Dalam sambutannya, Kepala BNP2TKI Nusron Wahid mengatakan, bahwa BNP2TKI telah menjalankan program upgrading skill sebagai exit strategy dari moratorium dan atau penghentian secara permanen penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri sektor PLRT ke Timur Tengah.

“Ini merupakan program prioritas nasional dari BNP2TKI di tahun 2017,” kata Nusron Wahid di Serang.

Menurutnya, Upgrading skill adalah program untuk meningkatkan kualitas, kemampuan dan kompetensi dari Calon TKI melalui pelatihan untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh negara tujuan Penempatan.

Bahwa dengan telah mengikuti Up grading skill, lanjut Nusron, para calon TKI sudah mempunyai keterampilan dan kompetensi, sehingga mereka tidak menjadi TKI informal lagi, dan memperoleh jaminan bekerja ditempat kerja yang berbadan hokum.

Nusron Wahid mengatakan bahwa kemampuan kerj a (hard skill) tenaga kerja dari Indonesia saat ini sudah baik dan terkenal ditingkat dunia. Namun, ada satu hal yang kurang yaitu selalu kalah dari sisi soft skill-nya yaitu kemampuan bahasa asing kususnya bahasa Inggris, misalnya. Untuk itu, perlu dipersiapkan dengan matang sebelum berangkat bekerja ke luar negeri.

“Ada beberapa sektor dimana TKI banyak dicari karena kehandalannya, antara lain sektor perawat dan hospitality yang handal karena keramahannya, lalu ada welder atau ahli pengelasan,” ungkap Nusron.

Nusron juga berpesan, kepada para calon pekerja migran untuk tidak salah dalam bergaul dinegara tujuannya. Pasalnya, tahun lalu, ada 9 pekerja migran di Hongkong dan Korea yang dipulangkan karena bergaul dengan kelompok terduga teroris. Juga ada 4 pekerja migran yang terjerumus karena masuk ke dalam jaringan narkoba.

“Hati-hati dalam pergaulan, jangan berteman dengan yang menjerumuskan,” ungkapnya.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menga takan, Pemerintah Provinsi Banten menyambut baik dengan terselenggaranya Silaturahmi Pekerja Migran Indonesia pada hari ini. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat terbentuk forum bertukar informasi terkait dengan peluang dan upaya peningkatan kompetensi kerja bagi pekerja migran Indonesia.

“Pemerintah Provinsi Banten dalam hal ini mendukung kebijakan Pemerintah Pusat dengan berbagai inovasi terkait perbaikan tata kelola pelayanan pekerja migran Indonesia demi memberikan perlindungan kepada para pekerja migran Indonesia,” katanya.

Menurut Wagub, berdasarkan data penempatan tenaga kerja migran Indonesia asal Banten tahun 2011 sampai dengan 2016 yang ada di BNP2TKI, penempatan tenaga kerja yang berasal dari Provinsi Banten pada tahun 2011 mencapai 27.576 pekerja, tahun 2012 sebanyak 10.853 pekerja, tahun 2013 sebanyak 13.244 pekerja, tahun 2014 sebanyak 9.720 pekerja, tahun 2015 sebanyak 4.270 pekerja dan tahun 2016 sebanyak 2.087 pekerja.

“Para pekerja migra n asal Banten telah memberikan sumbangsih pembangunan dengan remitansi (transfer uang) masuk sebesar kurang lebih Rp. 3,5 triliun. Hal ini tentu saja berdampak kepada kemajuan pembangunan perekonomian di Provinsi Banten,” ungkap Andika.

Disisi lain, lanjut Andika, Pemerintah Provinsi Banten telah melakukan berbagai program dalam Pembinaan dan penempatan tenaga kerja luar negeri, “Kami terus berupaya memonitoring dan mengevaluasi penempatan pekerja migran asal Banten, memfasilitasi pelaksanaan perjanjian kerjasama bilateral dan multirateral penempatan tenaga kerja hingga fasilitasi kepulangan tenaga kerja di pelabuhan debarkasi di wilayah provinsi,” ucapnya. (*)

Don't Miss

Gubernur Banten Pimpin Rakorda Persiapan Natal dan Tahun Baru

admin Continue Reading Advertisement

Serang

Gubernur Banten Pimpin Rakorda Persiapan Natal dan Tahun Baru

Published

4 jam ago

on

Desember 14, 2017

By

admin Gubernur Banten Gubernur Banten Pimpin Rakorda Persipan Natal dan Tahun Baru di Pendopo Gubernur Banten KP3B

SERANG,MOâ€" Menjelang perayaan Natal tahun 2017 dan Tahun Baru tahun 2018, Pemerintan Provinsi Banten mulai mengumpulkan unsur pimpinan daerah dari bupati, walikota, Kapolda, Danrem Maulana Yusuf, dan stakeholder lainnya di Pendopo Gubernur Banten KP3B, Kamis (14/12). Rapat Koordinasi (Rakor) ini dipimpin oleh Gubernur Banten Wahidin Halim.

Dalam sambutannya, Gubernur Wahidin mengungkapkan, saat perayaan hari raya Idul Fitri, proses pengamanan di Banten dinilai s ukses. Hal tersebut diharapkan kembali terjadi saat hari raya Natal dan Tahun Baru 2018 ini.

“Kita berharap kepolisian, TNI dan lain bisa bersama untuk menciptakan stabilitas keamanan saat Natal dan Tahun Baru nanti,” ucapnaya.

Selain kesiapan pengamanan, Gubernur Wahidin mengajak seluruh stakeholder untuk mengantisipasi stabilitas harga dan stok pangan yang cenderung melonjak naik termasuk jalur alternatif menuju lokasi-lokasi wisata di Provinsi Banten.

“Ketersediaan stok pangan harus bisa dipastikan agar harga tidak mengalami lonjakan,” katanya.

Soal jalur alternatif menuju lokasi wisata, setiap masa libur, lanjut Gubernur lokasi-lokasi wisata di Banten selalu ramai dikunjungi wisatawan baik dari dalam maupun luar Banten, Hal tersebut berpotensi terhadap terjadinya penumpukan kendaraan di jalan menuju lokasi wisata.

“Jalur alternatif perlu dipersiapkan untuk mengatasi kemacetan di jalur utama menuju lokasi-lokasi tersebut,” katanya.

Sementara itu Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan mengantisipasi ancaman dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab termasuk ancaman aksi terror saat perayaan natal dan tahuan baru.

“Ancaman terorisme pada akhir tahun, kami sudah mengambil langkah pencegahan hingga nanti bersifat represif jika sekira diperlukan,” kata Kapolda Banten.

Kapolda berharap adanya kerja sama dari semua pihak terutama TNI, pemerintah daerah dan tokoh-tokoh masyarakat untuk terlibat aktif mengawasi dan melaporkan jika terjadi hal-hal yang mencurigakan

“Tempat yang biasa dikontrakkan yang sekiranya mencurigakan, saya berharap adanya peran serta semua pihak, untuk segera adanya tindakan pencegahan,” ajak Kapolda seraya berjanji akan menjaga ketat tempat-tempat peribadatan yang ada di Provinsi Banten. (*)

Continue Reading

Serang

Gubernur Banten Siap Bangun Rumah Nenek yang Tinggal di Kandang Kambing

Published

2 hari ago

on

Desember 12, 2017

By

meta online Nenek Sari (80) tinggal di rumah bekas kandang kambing yang akan dibantu oleh Pemprov Banten melalui forum CSR, Selasa (12/12). (ADI/METAONLINE)

SERANG, MO- Gub ernur Banten H. Wahidin Halim akan membangun rumah Nenek Sari di Kampung Pasir Awi Desa Sanghiang Malimping Kabupaten Lebak. Sebelumnya rumah nenek berusia 80 tahun itu menjadi viral karena rumah yang ditempatinya bekas kandang kambing.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Sekretaris Forum CSR Provinsi Banten, Dedi Arisandi yang sudah terjun langsung meninjau lokasi rumah tak layak huni Nenek Sari (80) di Kabupaten Lebak.

“Saya diperintahkan Pak Gubernur untuk melihat secara langsung kondisi rumah Mak Sari yang viral beberapa waktu lalu di media jejaring sosial,” kata Dedi saat ditemui di lokasi rumah Mak Sari, Selasa, (12/12).

Dedi juga menuturkan bahwa kondisi rumah Mak Sari memang sangat tidak layak untuk dijadikan tempat untuk beristirahat. “Sungguh miris saya cek langsung dilokasi, ini tempat transit tempat hewan kambing saat mau dijual. Kalau kambing kosong itu ditempati Mak Sari untuk istirahat,” tuturnya.

Dedi yang juga ditemani Kepala Desa Sang hiang, Ocid Setiawan, mengaku bahwa dirinya akan melaporkan hasilnya kepada Gubernur Banten. Bahkan bukan hanya saja rumah Mak Sari yang tak layak huni, dirinya pun melihat juga rumah-rumah yang tak layak huni di Desa Sanghiang.

“Gubernur akan membantu warganya yang sangat membutuhkan rumah tinggal. Ini salahsatu upaya pengentasan kemiskinan yang menjadi program WH-Andika,” tukas Dedi.

Sementara Kepala Desa Sanghiang, Ocid Setiawan yang saat itu mendampingi Wakil Sekretaris Forum CSR Provinsi Banten di lokasi rumah Nenek Sari menuturkan atas perhatiannya dari Pemprov Banten.

“Alhamdulilah sudah dilihat secara langsung ke lokasi rumah yang tak layak huni, saya selalu kepala desa merasa senang sudah diperhatikan untuk membangun rumah tak layak huni, seperti rumah Mak Sari ini,” tuturnya.

Ocid juga berharap agar dari proses tinjauan Forum CSR Banten hari ini bisa membuahkan hasil yang diharapakan warga desanya. “Sudah saya sampaikan tadi ke Forum C SR Banten agar rumah Mak Sari secepatnya bisa dibangun. Saya juga tadi minta disalamin ke Pak Gubernur biar secepatnya memerintahkan Forum CSR Banten untuk membangun rumah yang tak layak huni di desa saya,” harap Kades Sanghiang.

ADI DARMA

Continue Reading

Serang

Jadi Koordinator, Andika Terima Penghargaan TLHP dari Kemendagri

Published

2 hari ago

on

Desember 12, 2017

By

meta online Wagub Banten Andika Hazrumy menerima penghargaan dari Kemendagri atas penyelesaian TLHP dengan baik dan tepat waktu. (SOLEH/METAONLINE)

BANDUNG,MO â€" Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy kembali memperoleh penghargaan dari pemerintah pusat. Kali ini Andika berhasil meraih penghargaan sebagai koordinator pelaksanaan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) yang telah berhasil menyelesaikan TLHP penyelenggaraan pemerintah daerah dengan baik dan tepat waktu, oleh Inspektorat Jendral Kementrian Dalam Negeri.

Penyerahan pengharagaan tersebut digelar dalam acara rapat pemutakhiran data TLHP APIP yang digelar oleh Kementrian Dalam Negeri, di Kota Bandung, Jawa Barat pada Senin (12/12) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Inspektur Jenderal K emendagri, Sri Wahyuningsih mengungkapkan, bahwa kebijakan pengawasan penyelenggaran pemerintah daerah bertujuan untuk mensinergikan pengawasan yang dilakukan oleh kementrian, lembaga pemerintah non kementerian, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten atau kota terhadap penyelenggaran pemerintah daerah.

“Hadirnya 12 wakil gubernur saat ini sebagai koordinator pelaksana TLHP, yang telah berkomitmen menindaklanjuti pemeriksaan yang dilakukan oleh inspektorat jenderal kementrian dalam negeri secara baik dan tepat waktu,” ujar Sri didepan 1.200 undangan yang terdiri dari Wakil Gubernur dan Inspektorat se-Indonesia dtingkat Pemerintah Daerah.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy mengungkapkan, penghargaan yang diberikan oleh Kemendagri merupakan capaian prestasi yang membanggakan bagi Pemerintah Provinsi Banten yang harus mendapatkan apresiasi.

Kendati menjabat sebagai koordinator, penghargaan tersebut dapat diraih berkat kerjasama dari selur uh jajarannya sehingga dapat menciptakan tata kelola pemerintah yang baik, akuntabel dan transparan.

“Untuk mencapai itu, tidak bekerja sendiri karena memerlukan kerjasama dari jajaran terkait, karena kami berkomitmen menciptakan tata kelola pemerintah yang baik akuntabel dan transparan,” ujar Andika.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, dengan capaian yang baik saat ini diharapkan dapat memicu Pemerintah Provinsi Banten khususnya inspektorat untuk terus meningkatkan kinerjanya dalam melakukan pengawasan dan pembinaan.

“saya harap ini dapat memicu inspektorat untuk terus dapat meningkatkan fungsi pengawasan dan pembinaan,” lanjutnya.

Selain Pemerintah Provinsi Banten, Inspektorat Jendral Kementrian Dalam Negeri memberikan penghargaan serupa kepada 11 Wakil Gubernur diantaranya adalah Jawa Tengah, Sumatera Barat, Lampung, Maluku, Bali, Gorontalo, Jawa Timur, Jawa Barat, Riau, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat.

A. SOLEH< /p> Continue Reading

Trending

  • Kota Tangerang2 bulan ago

    Begini Syarat Driver Grab Bergabung Dengan Inkoppol

  • Kota Tangerang2 bulan ago

    Ini Penjelasan Pihak Sekolah Soal Kepsek SMAN 6 Tangerang Tampar Murid

  • Lebak1 minggu ago

    Andika Tanam 25 Ribu Bibit di Hari Menanam Pohon Nasional

  • Politik3 bulan ago

    Panwaslu Kota Tangerang Rekrut Panwascam, Catat Tanggalnya!

  • Kota Tangerang3 bulan ago

    DPRD Kota Tangerang Geram Dengan Pembangunan Sekolah SMPN 28 Ciledug

  • Hukum Kriminal2 bulan ago

    Ini Penyebab Suami Bunuh Istri dan Dua Anak di Tangerang

  • Kota Tangerang3 bulan ago

    1.187 Janda Baru di Kota Tangerang, Karena Hal Ini Mereka Bercerai

  • Hukum Kriminal2 bulan ago

    Tragis! Guru di Tangerang Kena Jambret Saat Berangkat Mengajar

Sumber: Google News | Berita 24 Banten

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »