www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Deretan Mini Nyentrik di "Indonesia 1st Mini Day"

Posted by On 03.06

Deretan Mini Nyentrik di "Indonesia 1st Mini Day"

Mini Cooper Tahun 79 milik Bangbang Sudrajat menjadi salah satu yang memesona dalam acara Indonesia 1st Mini Day yang digelar di MaxxBox Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, Sabtu (9/12/2017). Ia memodifikasi mobil asal Inggris tersebut menjadi lebih pendek sekitar 60 sentimeter dari ukuran standar.Fachri Fachrudin Mini Cooper Tahun 79 milik Bangbang Sudrajat menjadi salah satu yang memesona dalam acara Indonesia 1st Mini Day yang digelar di MaxxBox Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, Sabtu (9/12/2017). Ia memodifikasi mobil asal Inggris tersebut menjadi lebih pendek sekitar 60 sentimeter dari ukuran standar.

Tangerang, KompasOtomotif †" Puluhan Mobil Morris dihadirkan adalam acara "Indonesia 1st Mini Day" yang digelar di MaxxBox Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, Sabtu (9/12/2017) lalu. Warna-warninya sangat meriah dan beberapa di antaranya tampil beda karena ubahan yang dilakukan tidak biasa.

Misalnya mobil milik Bangbang Sudrajat. Mobil Mini Cooper buatan Tahun 1979 miliknya ini lebih kecil dari Mini Cooper pada umumnya. Sebab, ia memodifikasi dengan memotong 60 sentimeter bagian tengah mobil. Sehingga ukurannya “super mini” jika dibandingkan Mini Cooper pada umunya yang panjangnya sekitar 3 meter.

“Bodi dipotongin, dipendekin sekitar 60 cm, bagian tegahnya dibuang. Mesin masih orisinil. Cuma bodinya saja dipotong, interior juga orisinil,” kata pria asal Bandung, Jawa Barat yang akrab disapa Gobang tersebut.

Baca juga : Kumpul Penggemar Mini Cooper Tingkat Nasional Digelar

Mini Cooper “Limousin” milik iyos pada acara Indonesia 1st Mini Day yang digelar di MaxxBox Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, Sabtu (9/12/2017).Fachri Fachrudin Mini Cooper “Limousin” milik iyos pada acara Indonesia 1st Mini Day yang digelar di MaxxBox Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, Sabtu (9/12/2017).Selain Gobang, mobil milik Iyos juga menggoda mata. Pasalnya, ia mengubah Mini Cooper miliknya menjadi “limousin”. Ubahan dilakukan dengan menyatukan dua Mini Cooper menjadi satu. Sehingga pada bagian tengahnya lebih panjang.

Pada bagian mesin dan interior, Iyos berupaya mengembalikan ke wujud aslinya. Warna putih dipakai agar terlihat lebih elegan.

“Basicnya Morris Mini Cooper dua unit mobil dijadikan satu, tapi kepalanya di buang satu. Ini kan jarang yang bikin makanya saya bikin Limousin, jadinya unik, enggak ada yang punya,” kata Iyos.

Baca juga : Klub Mini Cooper Deklarasikan Asosiasi Tingkat Nasional

Morris Minor Travel Tahun 1954 yang dibawa Ali Muhammad Assegaf pada acara Indonesia 1st Mini Day yang digelar di MaxxBox Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, Sabtu (9/12/2017).Fachri Fachrudin Morris Minor Travel Tahun 1954 yang dibawa Ali Muhammad Assegaf pada acara Indonesia 1st Mini Day yang digelar di MaxxBox Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, Sabtu (9/12/2017).Lain halnya dengan mobil yang dibawa oleh Ali Muhammad Assegaf. Mobil Morris Minor buatan Tahun 1954 ini diupayakan mempertahankan bentuk aslinya. Sangat unik jika melihatnya, karena pada bagian belakang mobil tersebut menggunakan elemen kayu.

“Ini punya kakek saya, Morris Minor Travel tahun ’54. Memang aslinya kayu, tapi karena sudah lama kayunya kan rapuh, jadi ini sudah diperbaiki,” kata pria yang akrab disapa Ale tersebut.

Adapun bagian kayu tersebut dibuatkan oleh seorang pengrajin asal Jepara. Ale me ngatakan, kakeknya hanya mengirimkan gambar dengan rincian ukuran dari bagian-bagian yang dibutuhkan, seperti bodi samping dan bagian pintu belakang. Sementara pemasangan dilakukan sendiri di rumahnya.

Baca juga : Morris Mini, Dirancang Karena Krisis Suez, Terkenal Berkat Mr Bean

Dedengkot Jakarta Morris Club (JMC), Soenoe Harmanto, mengaplikasikan nilai filosofis pada wayang ke dalam Mini Cooper miliknya.Fachri Fachrudin Dedengkot Jakarta Morris Club (JMC), Soenoe Harmanto, mengaplikasikan nilai filosofis pada wayang ke dalam Mini Cooper miliknya.Sementara itu, dedengkot Jakarta Morris Club (JMC), Soenoe Harmanto, memodifikasi mobil Mini Cooper miliknya dengan sederhana, namun sarat nilai flosofis. Mini Cooper miliknya itu dikelir ulang seperti warna aslinya, yakni hijau dan dipadukan tokoh-tokoh punakawan pada bagian bodi samping. Selain itu, bagian kap mesin mobi l pun tak luput dari sentuhan bernuansa Jawa. Soenoe menghiasinya dengan gambar Gunungan Wayang.

Meskipun kental nuansa Jawa, cita rasa nasionalisme juga dituangkan Soeneo pada mobilnya tersebut. Bagian atap diwarnai merah putih seperti bendera yang tengah berkibar. Bagi Soenoe, penggambaran punakawan mengingatkan dirinya bahwa hakikat manusia adalah pelayan.

“Punokawan, karena semua orang itu sebenarnya adalah pelayan, itu prinsip saya. Jadi kita harus menjadi pelayan. Dalam kehiudpan itu kan kita harus saling melayani. Dengan melayani kita akan mendapat segalanya, orang bercerita kita dengarkan. Jadi manusia ibaratnya pelayan,” kata pria asal Yogyakarta tersebut.

Baca juga : Awal Mula Jakarta Morris Club

Terkini Lainnya

BMW Indonesia 'Geber' 10 Model Baru pada 2018

BMW Indonesia "Geber" 10 Model Baru pada 2018

News 12/12/2017, 17:42 WIB BMW Indonesia Buka Laya   nan Mobil Listrik Kedua di Indonesia

BMW Indonesia Buka Layanan Mobil Listrik Kedua di Indonesia

News 12/12/2017, 17:17 WIB Kawasaki W175 Saingan Harga Honda CRF150L

Kawasaki W175 Saingan Harga Honda CRF150L

Feature 12/12/2017, 16:02 WIB Rasio Kunjungan Konsumen ke Diler Mobkas Turun

Rasio Kunjungan Konsumen ke Diler Mobkas Turun

News 12/12/2017, 15:42 WIB Hino Edukasi Sopir Truk Tentang Keselamatan Berkendara

Hino Edukasi Sopir Truk Tentang Keselamatan Berkendara

Niaga 12/12/2017, 15:22 WIB Beli Mobil Seken, 'Gratis' Servis di Bengkel Resmi

Beli Mobil Seken, "Gratis" Servis di Bengkel Resmi

News 12/12/2017, 15:02 WIB Konsumen Fortuner yang Bermasalah, Jadi Pelajaran buat Semua

Konsumen Fortuner yang Bermasalah, Jadi Pelajaran buat Semua

Feature 12/12/2017, 14:42 WIB Harga di Bawah Rp 200 Juta, Fortuner dan Pajero Sport Seken Diburu

Harga di Bawah Rp 200 Juta, Fortuner dan Pajero Sport Seken Diburu

News 12/12/2017, 14:22 WIB Deretan Mini Nyentrik di 'Indonesia 1st Mini Day'

Deretan Mini Nyentrik di "Indonesia 1st Mini Day"

Modifikasi 12/12/2017, 11:02 WIB Kenali Plus-Minus Beli Mobil Bekas

Kenali Plus-Minus Beli Mobil Bekas

News 12/12/2017, 10:42 WIB Geber Yaris Keliling Pulau Jawa

Geber Yaris Keliling Pulau Jawa

Komunitas 12/12/2017, 10:22 WIB Sulit Mendeteksi Odometer Digital Pernah Diakali

Sulit Mendeteksi Odometer Digital Pernah Diakali

Feature 12/12/2017, 10:02 WIB Kemenperin Genjot Pengembangan IKM Komponen Otomotif Lokal

Kemenperin Genjot Pengembangan IKM Komponen Otomotif Lokal

News 12/12/2017, 09:42 WIB Hati-hati, Odometer Digital Mobil Seken Lebih Rawan Diakali

Hati-hati, Odometer Digital Mobil Seken Lebih Rawan Diakali

News 12/12/2017, 09:22 WIB Mungkinkah NMAX 125 Dijual di Indonesia? Mungkinkah NMAX 125 Dijual di Indonesia? News 12/12/2017, 09:02 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Banten

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »