www.AlvinAdam.com

Berita 24 Banten

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Menjelang Ramadan, Waspadai Marak Beredarnya Uang Palsu

Posted by On 02.13

Menjelang Ramadan, Waspadai Marak Beredarnya Uang Palsu

Menjelang Ramadan, Waspadai Marak Beredarnya Uang Palsu Reporter:

Antara

Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

Kamis, 10 Mei 2018 15:40 WIB
Modus pelaku edarkan uang palsu dengan kelabui pedagang di pasar tradisional.

Modus pelaku edarkan uang palsu dengan kelabui pedagang di pasar tradisional.

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan mengingatkan agar pemerintah dan berbagai pihak terkait dapat mengawasi peningkatan pereda ran uang palsu yang berpotensi terjadi menjelang datang bulan suci Ramadan. "Berdasarkan kasus di tahun-tahun sebelumnya, peredaran uang palsu meningkat pada waktu-waktu tertentu seperti Ramadan dan Lebaran," katanya, Kamis, 10 Mei 2018.

Terlebih, menurut politikus Partai Gerindra itu, bulan puasa dan Lebaran ini juga bertepatan dengan adanya momen tahun politik, baik Pilkada 2018 maupun menjelang Pemilu 2019. Untuk tahun 2018 ini Pilkada Serentak digelar di 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten.

Baca: BI Kembangkan Aplikasi Smartphone untuk Deteksi Uang Palsu

Pemerintah, kata Heri, jangan melihat jumlah kasus peredaran uang palsu yang menurun. "Sebab, meski menurun, tapi sindikat pengedar uang palsu masih cukup masif di tengah masyarakat," ucapnya. Modus kejahatan peredaran uang palsu semakin canggih karena ditengarai bukan hanya rupiah tetapi juga mampu membuat mata uang asing palsu.

Sebelumnya, Bank Indonesia Kan tor Perwakilan Surakarta berupaya mencermati peredaran uang palsu menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah 2018. "Uang palsu ini harus dicermati, selain pilkada, faktor yang juga mempengaruhi yaitu momentum menjelang bulan puasa dan Lebaran," kata Deputi Kepala Perwakilan BI Surakarta Bidang Advisori dan Pengembangan Ekonomi Daerah Taufik Amrozy, di Solo, Jumat, 27 April 2018 lalu.

Bank Indonesia, menurut Taufik, tidak bekerja sendirian melainkan juga melakukan kerja sama dengan kepolisian. Sebelumnya, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu mengajak semua pihak khususnya masyarakat agar lebih waspada terhadap peredaran uang palsu, apalagi akan memasuki bulan suci Ramadan yang notabene masyarakat lebih konsumtif.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu Endang Kurnia Saputra, menyebutkan, tidak hanya Ramadan, saat ini di Kota Bengkulu juga sedang ada gelaran Pilkada 2018 dan juga ada agenda besar masyarakat lainnya yakni tahun ajara n baru. "Menjadi kesempatan bagi oknum untuk menyebarkan uang palsu, ketika tingkat konsumsi melonjak, artinya transaksi meningkat, karena itu perlu hati-hati," tuturnya.

ANTARA

Terkait
  • BI Kembangkan Aplikasi Smartphone untuk Deteksi Uang Palsu

    BI Kembangkan Aplikasi Smartphone untuk Deteksi Uang Palsu

    21 hari lalu
  • Polisi Antisipasi Peredaran Uang Palsu Menjelang Pilkada

    Polisi Antisipasi Peredaran Uang Palsu Menjelang Pilkada

    42 hari lalu
  • Bank Indonesia Edukasi Masyarakat Soal Uang Palsu, Ingat 3D

    Bank Indonesia Edukasi Masyarakat Soal Uang Palsu, Ingat 3D

    46 hari lalu
  • Uang Palsu yang Disetor Nasabah BCA Ternyata Uang Mainan

    Uang Palsu yang Disetor Nasabah BCA Ternyata Uang Mainan

    47 hari lalu
  • Rekomendasi
  • 10 Ribu Pedagang Kartu SIM akan Demo di Istana Negara Sore Ini

    10 Ribu Pedagang Kartu SIM akan Demo di Istana Negara Sore Ini

    1 har i lalu
  • Sampai Berapa Lama Nilai Tukar Rupiah di Level Rp 14.000 ?

    Sampai Berapa Lama Nilai Tukar Rupiah di Level Rp 14.000 ?

    1 hari lalu
  • Penuhi 4 Syarat Ini, Gojek Siap Berekspansi ke Negara Lain

    Penuhi 4 Syarat Ini, Gojek Siap Berekspansi ke Negara Lain

    1 hari lalu
  • IHSG Terpukul Rupiah, Investor Asing Catat Net Sell Rp 180,9 M

    IHSG Terpukul Rupiah, Investor Asing Catat Net Sell Rp 180,9 M

    1 hari lalu
  • Foto
  • Jelang Ramadan, Penjualan Kue Kering Meningkat

    Jelang Ramadan, Penjualan Kue Kering Meningkat

    19 jam lalu
  • Hari Ini, Kurs Rupiah Tembus di Atas Rp 14.000 Per Dollar AS

    Hari Ini, Kurs Rupiah Tembus di Atas Rp 14.000 Per Dollar AS

    1 hari lalu
  • Intip Proses Pembuatan Sepatu Kulit di Industri Rumahan

    Intip Proses Pembuatan Sepatu Kulit di Industri Rumahan

    2 hari lalu
  • Intip Proses Pembuatan Kerajinan Gembol Kendari

    Intip Proses Pembuatan Kerajinan Gembol Kendari

    3 hari lalu
  • Video
  • Bank Indonesia Terbitkan Kartu Berlogo GPN, Ini Fungsinya

    Bank Indonesia Terbitkan Kartu Berlogo GPN, Ini Fungsinya

    4 hari lalu
  • Premium Mulai Langka di Banten, Pertamina Batasi BBM Bersubsidi

    Premium Mulai Langka di Banten, Pertamina Batasi BBM Bersubsidi

    4 hari lalu
  • Triawan Munaf: Ekspor dan Konsumsi Kopi Indonesia Harus Seimbang

    Triawan Munaf: Ekspor dan Konsumsi Kopi Indonesia Harus Seimbang

    6 hari lalu
  • Yoshua Tanu Mendulang Laba Bisnis Kopi

    Yoshua Tanu Mendulang Laba Bisnis Kopi

    12 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    BI Tak Segera Naikkan Bunga, Ekonom UGM: Pasar Bakal Makin Grogi

  • 2 < h2>Rupiah Melemah ke Rp 14.073 per Dolar AS
  • 3

    Promo Garuda Indonesia Jakarta-Solo Rp 440.000 per Penumpang

  • 4

    Ekonom Ini Sebutkan Perbedaan Kondisi Rupiah Sekarang dengan 1998

  • 5

    JK: Sawit Dilarang, Target Pembangunan Berkelanjutan Tak Tercapai

  • Fokus
  • Selamatkan Rupiah, Des   akan Agar BI Naikkan Suku Bunga Menguat

    Selamatkan Rupiah, Desakan Agar BI Naikkan Suku Bunga Menguat

  • Naiknya Produksi Freeport Diprediksi Sumbang Limbah Lebih Banyak

    Naiknya Produksi Freeport Diprediksi Sumbang Limbah Lebih Banyak

  • Pemilu Malaysia, Pakatan Harapan Bakal Kalahkan Barisan Nasional?

    Pemilu Malaysia, Pakatan Harapan Bakal Kalahkan Barisan Nasional?

  • Bicara Politik di Masjid untuk Kesejahteraan Umat, Bukan Kampanye

    Bicara Politik di Masjid untuk Kesejahteraan Umat, Bukan Kampanye

  • Terkini
  • Distribusi Sepeda Motor Digenjot Menjelang Lebaran, Ini Sebabnya

    Distribusi Sepeda Motor Digenjot Menjelang Lebaran, Ini Sebabnya

    1 jam lalu
  • Cina Danai Pembangunan Bandara di Bali Utara

    Cina Danai Pembangunan Bandara di Bali Utara

    3 jam lalu
  • Batik Air Tindak Penumpang yang Ketahuan Merokok di Pesawat

    Batik Air Tindak Penumpang yang Ketahuan Merokok di Pesawat

    3 jam lalu
  • Indosat: Kebijakan Registrasi Kartu Prabayar Bersihkan Database

    Indosat: Kebijakan Registrasi Kartu Prabayar Bersihkan Database

    6 jam lalu
  • Sebut Bandara Taoyuan di Cina, Garuda Indonesia Diprotes Taiwan

    Sebut Bandara Taoyuan di Cina, Garuda Indonesia Diprotes Taiwan

    6 jam lalu
  • Alasan Ombudsman Minta Pemerintah Jelaskan Cuti Bersama Lebaran

    Alasan Ombudsman Minta Pemerintah Jelaskan Cuti Bersama Lebaran

    8 jam lalu
  • Ekonom Ini Sebutkan Perbedaan Kondisi Rupiah Sekarang dengan 1998

    Ekonom Ini Sebutkan Perbedaan Kondisi Rupiah Sekarang dengan 1998

    8 jam lalu
  • Indosat Mengaku Rugi Akibat Kebijakan Registrasi Kartu Prabayar

    Indosat Mengaku Rugi Akibat Kebijakan Registrasi Kartu Prabayar

    9 jam lalu
  • Sri Mulyani: Tugas Kita Semakin Berat di Tahun Politik

    Sri Mulyani: Tugas Kita Semakin Berat di Tahun Politik

    9 jam lalu
  • Garuda Indonesia Bantah Tawarkan Dua Tiket Gratis

    Garuda Indonesia Bantah Tawarkan Dua Tiket Gratis

    9 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Laju Deforestasi Mangrove, Hutan Bakau Indonesia Gundul

    Hutan mangrove Indonesia menghilang 52 ribu hektare setiap tahun, laju deforestasi terbesar disumbang oleh penggunaan lahan untuk tambak udang

    Sumber: Google News | Berita 24 Bengkulu

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »